BUKIT PENGUSEN KEC. GUNUNGWUNGKAL, BUKTI INDAHNYA MATAHARI PAGI PATI

 


KABARDARING.COM – GUNUNGWUNGKAL – PATI -  Dengan banyaknya distinasi wisata di Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang dikelola dengan apik dan mempesona sehingga mampu memanjakan mata kita, Hadir pula sebuah distinasi wisata baru di Pati. Bertempat di Desa Gulangpongge, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, sebuah bukit yang kemudian dikelola keperuntukannya oleh warga sebagai wisata dengan memfokuskan kepada alam ini akhirnya mampu menyuguhkan karakter bukit yang elok dan mempesona. Dibukit yang memiliki ketinggian kurang lebih 1.000 mdpl ini,oleh pengelola dirasa cukup dan bisa dinikmati semua orang untuk melihat landscape Kabupaten Pati. Keindahannya tampak pada saat terbitnya matahari di pagi hari.



Oleh pengelola, bukit ini dinamakan BUKIT PENGUSEN. Dinamakan Bukit Pengusen karena dulunya bukit ini dijadikan sebagai tempat pengungsian warga belanda saat terdesak pada tahun 1945.

Destinasi ini sangat mudah diakses oleh pengunjung. Diobyek wisata yang masih dalam pembenahan ini, menyuguhkan bentang alam khas Kabupaten Pati. Pengelola juga menyediakan berbagai kelengkapan bagi para Pencinta Alam untuk berkemah ditempat ini, sehingga bisa menikmati keindahan malam dan terbitnya matahari pagi di bumi Pati.



Dimasa Pagebluk ini, dimanfaatkan oleh pengelola untuk membenahi sarana dan prasarana, agar pengunjung semakin betah menikmati keindahan alam di Bukit Pengusen yang menyajikan panorama khas Pati. Kedepannya, destinasi wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) bakal ditambah swafoto dan wahana flying fox. Setelah pembenahan ini selesai, akan diberlakukan system tiketing untuk pengelolaan wisata kedepannya. (Har-Pati)

 



Link Video :

Bukit Pengusen Gunungwungkal Pati



Rute Google MAPS :

RUTE Perjalanan Bukit Pengusen (Google MAPS)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BUKIT PENGUSEN KEC. GUNUNGWUNGKAL, BUKTI INDAHNYA MATAHARI PAGI PATI"

Posting Komentar

HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR