Gagal Panen Karena Banjir, Warga Pasuruan - Kayen Kab. Pati Gelar Festival Perahu Untuk Obati Galau



kabardaring.com, Kayen – Festival atau Lomba Perahu Rakyat dadakan digelar dan dikuti oleh warga Desa Pasuruan Kec. Kayen Kab. Pati pada Selasa (05/02/2019) kemarin di area persawahan yang tergenang air karena banjir tahunan.

Ratusan hektar lahan pertanian yang berubah menjadi danau karena banjir memunculkan ide spontanitas yang sangat brilian dari Kepala Desa Pasuruan Warsito dan didukung penuh oleh masyarakat setempat dengan bergotong royong dan patungan dana demi suksesnya Festival Lomba Perahu Rakyat ini.

Kepada kontributor kabardaring.com Kepala Desa Pasuruan Warsito mengatakan bahwa acara ini diadakan untuk menghibur warga agar tidak terlalu susah karena padinya mati dan gagal panen sebab banjir. Lebih lanjut ketika ditanya apakah festival ini akan digelar setiap tahun atau tidak Warsito menjawab bahwa festival tersebut bila prospeknya bagus maka akan terus diadakan sambil menunggu tindakan pemerintah mengeruk sungai Juwana (yang sebabkan air tersendat mengalir ke laut : red)

“ Perahu-perahu ini nanti bisa jadi ojek satu orang lima ribu, agar warga bisa dapat menghasilan dari wisata ojek perahu, karena kalau mau mencari ikan juga masih susah saat ini “ imbuh Warsito.

Hadir juga pada acara tersebut Ketua DPRD Kab. Pati Ali Badrudin yang juga merupakan warga asli desa Pasuruan. Terkait penanggulangan banjir yang langganan saben tahun ini Ali Badrudin kepada kabardaring.com menjelaskan bahwa untuk penanganan sungai Juwana merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga Pemda Pati tidak bisa berbuat banyak. Ali Badrudin menegaskan bahwa pihak Pemda Pati sudah berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk segera menindak lanjuti problem sungai Juwana.

Kontributor : Wawan
Editor : Aif

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gagal Panen Karena Banjir, Warga Pasuruan - Kayen Kab. Pati Gelar Festival Perahu Untuk Obati Galau"

Posting Komentar

HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR