Untuk makan, kakek asal desa Cabak ini saben hari jalan kaki puluhan kilometer



kabardesaonline.com, Tlogowungu - “ Parmo ! ” suara kakek itu masih terdengar nyaring dan jelas saat ditanya siapa namanya walaupun tampak letih setelah berjalan cukup jauh di aspal dengan telanjang kaki.

Bagi sebagian warga kecamatan Tlogowungu yang sering bepergian wajah Mbah Parmo mungkin tidak asing lagi.  Hampir setiap hari kakek asal Dk. Brito Ds. Cabak tersebut menyusuri jalan aspal dari Dk. Sani Ds. Tamansari ke Dk. Brito Ds. Cabak yang berjarak 10 kilometer lebih dengan berjalan kaki.

Mbah Parmo tampak di jalanan di pagi hari sekitar jam 08.00 s/d 10.00 WIB atau bila di sore hari sekitar pukul 15.00 s/d 17.00 WIB.  Terkadang dari arah Dk. Sani menuju Dk. Brito atau sebaliknya. Beruntung bila ada pengendara motor atau mobil yang kebetulan memperhatikan dan mau memberi tumpangan kepada kakek yang telah sangat lama hidup sebatang kara sebagai duda itu.  Namun kenyataannya Parmo mengaku sangat jarang sekali ada yang mau memberi tumpangan kepadanya.

Ketika ditanya, Mbah Parmo menjelaskan bahwa dia wira wiri saben hari sejauh puluhan kilometer adalah mengunjungi rumah adiknya Mijah yang ada di Dk. Brito untuk minta makan.

Bila datang sore hari maka Parmo akan menginap di rumah adiknya tersebut, dan kemudian di pagi hari akan pulang ke Dk. Sani untuk tinggal dan membersihkan rumah anaknya yang sepi karna tidak dihuni. Bila datangnya pagi hari maka sore ia akan kembali ke rumahnya yang berada tidak jauh dari tempat wisata Sendang Sani.

“ Di sana kan numpang namanya, lebih enak tinggal di rumah sendiri ” jawab Mbah Parmo ketika ditanya kenapa tidak tinggal saja bersama adiknya Mijah yang kini hidup terjamin bersama anak-anaknya.

Beberapa orang yang mengaku pernah mengantarkan dan sempat berbincang dengan kakek ini, jawaban yang didapat memang berbeda-beda. Kadang mengaku warga Brito kadang juga warga Sani. Terkadang juga mengaku tidak memiliki anak, mungkin karna faktor usia sehingga fikirannya sudah tidak stabil.  Yang pasti hampir setiap hari Mbah Parmo berjalan kaki antara Bito - Sani dan salah satu alasannya adalah untuk minta makan adiknya yang tinggal di Brito. (aif)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Untuk makan, kakek asal desa Cabak ini saben hari jalan kaki puluhan kilometer"

Posting Komentar

HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR