Anak Metal Pati : Menilai orang dari luarnya saja, maka di situlah kalian akan menanamkan kebencian yang bergenerasi .!

Ari Gatherum

kabardesaonline.com, Pati - Minggu (25/09) kabardesaonline.com mendapat kesempatan untuk berbincang dengan salah satu Band Metal asal Pati Bumi Mina Tani. Gatherum – Slamming Guttural.

Dalam wawancara eksklusif itu, Band cadas yang digawangi oleh Ari CS tersebut menuturkan banyak hal.  Mulai cerita awal terbentuknya band sampai pandangan-pandangan mereka tentang hidup. Bagi mereka masyarakat luas selama ini banyak yang salah persepsi dalam menilai anak-anak metal.  Anak metal tidak seburuk seperti apa yang diimajinasikan oleh masyarakat umum. Seperti apa wawancara lengkapnya, simak dibawah ini.

KDo : bagaimana cerita awal terbentuknya band GATHERUM yang kalian sebut-sebut memiliki potensi ini ?

Ari : Mungkin lebih cocok berpotensi tsunami bro.!!  Hahaha. Oke.
Band ini terbentuk pada tangal 22 november 2015 terdiri dari beberapa pemuda yang sangat membosankan. Akan tetapi mereka memiliki pandangan yang sama dan keseleraannya yang sama terhadap music.
kunci terbentuknya gatherum juga tidak luput dengan bantuan teman lama saya menemukan dua monster yang hebat yang bernama Anas dan bagas. Kedua orang ini memiliki potensi yang hebat dalam dirinya. Seiringnya berjalannya waktu lalu kami sering nongkrong share-share dan saling memberi kecemasan terhadap paradoks yang kian gila ini.  Lalu kami sepakat untuk berkerja sama mengisi waktu luang kami sekaligus menyampaikan selera kami dan membentuk sebuah band yang bisa menyuarakan pendapat kami masing masing.


KDo : Lalu untuk arti nama GATHERUM sendiri memiliki makna apa ? Apa cuma sekedar nama yang nggak jelas/parodi saja ?

Ari : Haha hem. Ok sebenernya nama gatherum sendiri itu di ambil dari peradapan tulisan dinding suku kuno yang telah lama saya pelajari sampe saat ini . Gatherum sendiri adalah sebutan bagi orang-orang yang memiliki depresi, ketakutan. akan tetapi masih memiliki insting.!

KDo : Ok, saya paham sekarang ! saya kira itu nama sekedar untuk keren-kerenan saja. Ternyata ada makna historisnya. Nah, untuk Gatherum sendiri terinspirasi dari band dan dari mana ?

Ari : Gatherum adalah band kecil yang terinspirasi dari beberapa band sebut saja ACRANIUS. WAKKING THE CADAVER. POTOLOGICUM. TURBIDITY. Dan GUTTURAL SLUG.

KDo : Wah namanya terdengar seram-seram semua ! tidak seperti nama orkes dangdut Bintang Yenila, Monata, Palapa, Kubota, dll. Haha..
Untuk personilnya berapa orang dan siapa saja ?

Ari : Untuk lineup player gatherum sendiri terdiri dari : Anas ( drumer ), Ari, saya sendiri  ( guitar ), dan Bagas ( vocals )

KDo : Basist apa tidak ada ?

Ari : Kalo soal player bas kami masih mencari cari yang cocok terhadap kami. Dengan karakter kami yang gila dan liar biar kedepan tidak ada kendala apapun hahaha.
Oh ya sedikit info.
Setelah beberapa kali mangung ke gings-gings, Bagas sang vocal karna kesibukannya untuk mengejar pendidikan ia lebih memilih vakum sementara dari Gatherum untuk lebih serius belajar.
Suatu tindakkan yang berat bagi kami untuk memutuskan memakai additional player sambil menungu kembalinya sang MONSTER VOCALS menyelesaikan pendidikanya.

KDo : Adakah lagu yang sudah di buat/diciptakan sendiri oleh Gatherum ?

Ari : Hanya beberapa lagu saja seperti : Aroma surga, Konspirassi kaum jones, intimidasi asussila, dan terakhir Simtomatologi psikiatri

KDo : Nah ini pertanyaan yang penting ! Bagaimana kalian menyikapi stigma di masyarakat bahwa anak metal itu urakan ?

Ari : Mengenai stigma negatif itu sendiri. Sebenarnya kami tidak terlalu peduli dengan itu. Silahkan saja masarakat bilang apa. Tetapi pada kenyataan.nya kami tidak ingin mencuri dan merugikan orang lain. Kami tidak ingin memiliki sifat serakah. Kami bisa hidup dengan apa saja yang kami miliki. Pada kenyataannya justru kami lah yang mencoba mempublikasikan berapa hal yg seharusnya di ketahui masarakat tanpa harus menilai dari luarnya saja.

KDo : Wah itu sangat filosofis sekali, Lalu bagaimana dengan masalah karir ? apakah music bergenre Metal seperti itu akan laku di pasaran ataukah nasibnya hanya akan menjadi band-band indie saja ??

Ari : Pertanyaan yang bagus sekali. Mengenai karir sebetulnya kami tidak begitu berambisi mendapatkannya. Hanya saja ini tidak jauh dari hobi sekaligus fase di mana kami bersenang senang dan menyuarakan pendapat kami. Nah untuk genre metal sendiri di pasaran kami memiliki penikmat yang cukup. Itupun akan terus bergenarasi di setiap individu mereka. Kami tidak begitu khawatir mau laku atau tidak yang jelas populasi penikmat musik indie/metal di Indonesia, khususnya di Pati cukup signifikan. Mereka rela menghorrorkan dompet mereka dengan satu alasan, yaitu mendapatkan apa yg mereka incar. Meski harga rata" sekitar 130 per item untuk baju. Bahkan pernah mencapai 500 untuk item baju metal. Ya itulah kami. Kalo sudah hobi mau bagaimana lagi. Haha

KDo : Sejauh saya mengamati, Lagu-lagu metal sebenarnya lebih memiliki "makna" bila dibandingkan lagu-lagu pop atau dangdut yang ada di Indonesia. Namun karna karakter atau gaya bernyanyi teman-teman metal yang seperti itu “lirik” dari lagu itu sendiri kurang dapat ditangkap, kurang jelas, seakan hanya menonjolkan suara musik. Apakah hal tersebut pernah dipertimbangkan oleh kalian ?

Ari : Oke, untuk mengenai karakter musik atau lirik. Untuk penikmat musik khususnya underground mereka sudah mengerti apa yg di mangsud band tersebut. Meski kesanya teriak" gak jelas tapi kalo di dalammi lagi juga gak cukup mudah untuk mencapai pontensi tersebut butuh skill dam latihan keras untuk mencapai karakter masing". Contohnya teknik vokal itupun butuk exstra latihan keras untuk mencapai geraman leher atau sering kami sebut ensemble tikoro. Yang tidak sembarangan orang menguasainya. Kami hanya ingin mehilangkan beban bahkan permasalahan hidup. Itulah alasan mengapa kami lebih menonjolkan permainan musik cepat dan terkesan amburadul untuk orang pertama kali mendengarkannya.!!!

KDo : Apa pesan kalian para anak metal untuk masyarakat luas ?

Ari : Hargailah keberadaan kami. Metal tak seburuk apa yang kalian kira. Di dalam komunitas underground kami belajar banyak tentang bagaimana saling peduli satu sama lain. Solidaritas yang kuat yang tidak saya temui di komunitas lain. Bahkan Kami juga sama seperti manusia lainya. Hanya saja kami memiliki pandangan dan jati diri yang sulit di pahammi. Kami juga mengerti agama tangung jawab dan janganlah menilai dari segi fisik ataupun penampilan. Bahwa pada dasarnya menilai orang dari luarnya saja maka di situlah kalian akan menanamkan kebencian yang bergenerasi .,! 

Sumber : Wawancara Eksklusif bersama Ari Gatherum
Editor : Aif

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Anak Metal Pati : Menilai orang dari luarnya saja, maka di situlah kalian akan menanamkan kebencian yang bergenerasi .!"

Posting Komentar

HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR