Keberadaan angkot sub terminal, dapat kurangi angka kecelakaan lalu lintas


 
salah satu angkot yang melintasi jalan Tlogowungu - Gunungwungkal sedang mangkal di pertigaan desa Lahar

kabardesaonline.com, Pati - Tahun 2016 ini angka kecelakaan di kabupaten Pati cukup tinggi, dari angka kecelakaan tersebut banyak yang melibatkan anak-anak sekolah dan remaja yang suka bepergian dengan memakai sepeda motor, informasi yang  berhasil dihimpun kabardesaonline.com sejak awal tahun 2016 sampai dengan sekarang lebih dari 57 korban meninggal dunia akibat laka lantas.


Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari yang baru menjabat belum lama ini menggantikan AKP Samsu Wirman membenarkan hal tersebut seperti yang dikutip dari humas.patikab.go.id AKP Ikrar Potawari menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 3 bulan saja (Januari - Maret 2016) ada 246 kejadian laka lantas. Dari jumlah itu, sebanyak 43 orang meninggal dunia dengan luka ringan sekitar 310 orang.


Mengefektifkan keberadaan sub terminal atau terminal asal tujuan seperti yang termaktub dalam Pasal 19 Perda Kab. Pati Nomer 5 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pati Tahun 2010-2030 diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan dan mengurai kepadatan lalu lintas.  Dengan rencana peningkatan sub terminal tersebut anak-anak sekolah yang sudah hampir satu dekade ini lebih suka memilih pulang pergi dengan memakai sepeda motor dapat menggunakan jasa angkutan umum dengan catatan angkutan umum harus on time dan tarif harus lebih efisien daripada bila dengan memakai kendaraan pribadi. (red) 

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Keberadaan angkot sub terminal, dapat kurangi angka kecelakaan lalu lintas"

HAK JAWAB DAN KOREKSI BISA DIKIRIMKAN KE EMAIL KAMI ATAU BISA DITULIS DI KOLOM KOMENTAR